Skip to main content

KARTINI MASA KINI DARI DESA SAMPAI KOTA

 

Pemahaman mengenai Kartini harus dilihat dalam konteks lebih satu abad yang lalu. Orang sering salah mengartikan dengan mengatakan bahwa cita-cita Kartini sudah berhasil. Perempuan sudah sejajar dengan laki-laki, paling tidak perempuan sudah boleh mengenyam pendidikan yang sama seperti laki-laki. Kartini sebagai sosok ‘ibu’ dengan identitas kultural Jawa yang melekat pada sosoknya. Yang menjadi urgensi adalah melihat bagaimana pemikiran dan gagasan Kartini tentang perempuan dan tentang pembebasan perempuan. Kartini jelas telah berusaha mendobrak tatanan kultur yang ada patriarkal meskipun negara telah menyembunyikannya sedemikian rupa.

Kesetaraan gender memberikan banyak manfaat bagi dunia usaha berkat sudut pandang yang lebih menyeluruh. Kartini masa kini membuat perempuan memperoleh kebebasan untuk bekerja membantu suami mereka dalam hal meningkatkan pendapatan keluarga. Mulai dari berkebun, bertani, berdagang, hingga menjadi buruh pabrik dilakukan oleh perempuan agar dapat mencukupi kebutuhan keluarganya. Hal yang tidak kalah penting adalah pekerjaan rumah dilakukan bersama-sama oleh seluruh anggota keluarga agar dapat terlaksana semua kegiatan baik bekerja di luar rumah, sekolah, maupun pekerjaan domestik seperti yang diharapkan dari keluarga tersebut.

Perempuan yang bekerja tidak hanya untuk mengisi waktu luang namun juga mereka ingin meningkatkan taraf kehidupannya sendiri maupun keluarganya. seperti perempuan di pedesaan bekerja bukan semata-mata untuk mengisi waktu luang atau mengembangkan karir tetapi untuk mencari nafkah karena pendapatan suaminya dikatakan kurang mencukupi kebutuhan, sehingga banyak perempuan atau ibu rumah tangga yang bekerja. Apabila pendapatan suami kurang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, maka tidak dapat dipungkiri adanya peran lain yang harus dilakukan oleh perempuan selain melakukan perkejaan domestik. Pekerjaan selain sektor domestik yang dilakukan oleh perempuan pedesaan rata-rata adalah pekerjaan publik yang menghasilkan uang yang tidak banyak namun dapat dijadikan untuk menambah pendapatan keluarga.

 

 

Comments

Popular posts from this blog

Eling–Eling Kereto Rupo Menungso

Surabaya. Selepas mengusir dahaga dengan es teh sayu-sayu terdengar lantunan sayir “ ono tangis kelayung-layung  tangise wong kang wedi mati  “  lantunan singkat tembang jawa tersebut membawaku pada pelamunan amat dalam mengenai kehidupan” ya betapa amat mahalnya syair tersebut, sehingga sengaja membuat saya  menulis di blog ini agar syair tersebut tidak lenyap, kikis dimakan perubahan zaman.  Semoga bisa menjadi perenungan, pelajaran dan membuat kita untuk “  iling”. Berikut beberpa kumpulan syair (tembang) agar kita selalu ingat akan mati dalam versi jawa. Eling-Eling Wong Urip Bakale Mati Alohumma Sholli Wa Salim ‘Ala, Sayidina Wa Maulana Muhammadin …… Eling-Eling Wong Urip Bakale Mati Ojo Bungah Ono Dunyo Mulyo Mukti Ngluru ‘Ilmu Lan Ngibadah Ingkang Yekti Ngluru ‘Amal Wiwit Urip Tumeko Mati Wajib Pasrah Wong Asor Maring Pengeran Sarto Nderek Nabi Kang Dadi Pungkasan Rukune Islam Iku Limang Perkoro Ingkang Ndingin Ngucapaken Syahadat L...

Tradisi Sedekah Bumi di Dusun Rebuloh-Kab Lamongan

(Pembacaan Do'a secara hikmat di pimpin oleh pemuka agama)  Tradisi jawa yang masih dilestarikan dan terjaga   sampai saat ini, di tengah perkembangan zaman yang semakin maju   satu diantaranya adalah sedekah bumi, secara sederhana orang-orang jawa memakani sedekah bumi sebagai   suatu acara adat desa yang melambangkan rasa syukur terhadap sang pencipta atas segala rejeki dan keselamatan dari segala bentuk bahaya. Di beberpa daerah tradisi ini masih ramai dilakukan   dan menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya. Dusun Rebuloh yang terletak di kabupaten Lamongan, kecamatan Modo, kalau menggunakan Google Maps dusun ini sangat dekat dengan hutan dan dikelilingi area persawahan   sebagaimana mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani sawah. Ada hal menarik mengenai dusun ini yakni dimana warganya masih melesatrikan dan menjaga adat yang sudah diwariskan secara turun temurun, ya tradisi adat yang dilakukan oleh warga dusun Rebuloh setiap tahunya yaitu sedeka...

Media Pembelajaran Big Book

  M edia merupakan alat perantara dalam menayampaikan pesan   dari pengirim menuju audince . Media menjadi salah satu komponen komunikasi yang sangat penting dalam kegiatan pembelajaran yaitu sebagai penjelas pembawa pesan dari guru menuju komunikan atau dalam hal ini adalah siswa Criticos dalam Daryanto (2013:4). Media pembelajaran yang mana   fungsinya   sebagai alat bantu perantara dalam menyampaikan pesan baik berupa isi atau kata-kata dan tulisan maupun non verbal . Sadiman dalam Sudayana (2015:12) media mempunyai fungsi antara lain : a)      Membuat informasi menjadi jelas yang nantinya diterima oleh siswa. b)      Mengatasi keterbatasan baik ruang, waktu dan juga tenaga. c)      Dapat membuat siswa lebih termotivasi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. d)      Memungkinkan anak untuk belajar mandiri dan aktif   dalam proses pembelajaran maupun saat menggunakan me...