Langit negeriku perlahan mulai mendung perlahan gerimis membasahi kami tak ada tempat berteduh untuk kami kami yang tak punya atap yang cukup kuat untuk berlindung dari segala panas dan hujan kesengsaraan para dewa yang berjas hitam tak mau melihat dan mengerti kami yang kecil payung yang bernama keadilan dan kebenaran perlahan mulai terkikis dinegeri yang kata orang adil luhur ini kami rindu kami ingin bertemu dengan janji itu janji yang dulu terasa manis saat kau butuh suara kami pinta dan harap kami seperti nyanyian doa entah kenapa,entah salah siapa, kisah sedih masih menjadi judul cerita di negeriku ini saat aku berdiri dilautan ilmu bumi pendidikan kota pahlawan aku bisa melihat dengan jelas keramaian dan keindahan kota namun terselip pula rintihan suara mereka yang tinggal dipinggiran jalan jeritan mereka yang lapar akan kesejahteraan Adik-adiku yang masih belum bisa meminum mani...
Saya Masih Penasaran Sampai Sekarang Juga,